Jejaring Sosial Yang Memabukkan

Jika Micheal Heart menempatkan Nabi Muhammad SAW, Isaac Newton,Yesus Kristus, Buddha dan Konfisius sebagai top five dari 100 orang yang paling berpengaruh di dunia sepanjang sejarah umat manusia, di abad ini, mungkin daftar itu perlu diteruskan dengan mempertimbangkan orang-orang yang dapat membuat orang di seluruh dunia menjadi sangat-sangat ketergantungan akan penemuannya. Yak, apalagi kalau bukan gadget, internet, dan juga yang tidak kalah penting : Jejaring Sosial.

Leinard Kleinrock. Mungkin nama itu tidak familiar di telinga banyak orang, namun jika tahu karya yang ditemukannya, mungkin kita akan langsung sangat-sangat-sangat mencintainya. Ya, dialah sang Bapak Internet. Penemuan yang paling penting di abad ini. Hehe. Saya juga sebenerya gak begitu kenal sama si bapak itu, tapi bisa dibilang kalau karyanya gak diakses sehari aja, berasa di hutan rimba. Internet bisa dibilang seperti kompas yang menunjukkan arah, pusat informasi, dan bahkan pengganti tangan, kaki dan telinga manusia. Dan tokoh yang juga pantas diberikan predikat sebagai man of this century adalah Mark Zuckenberg. Yak, mungkin sudah banyak orang yang sangat familiar dengannya. Mark Elliot Zuckenberg adalah seorang pemuda asal Amerika yang menginisiasi dan mengembangkan website teraktif ke enam di seluruh dunia ini. Yup, facebook nama situs itu. Mahasiswa DO dari Harvard University ini menurut saya sih pantas masuk dalam daftar orang yang paling berpengaruh di seluruh dunia mengingat penemuannya yang fenomenal ini. Hingga 2009 lalu, pengguna facebook mencapai 900 juta orang di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri pengguna facebook mencapai 43.06 juta, lebih dari 7 kali lipat penduduk Singapura yang hanya 5 jutaan orang! Ruar biasa.

Facebook pernah menjadi jejaring sosial yang paling digandrungi oleh seluruh manusia di seantero dunia. Kehadirannya membuat banyak perubahan pada kehidupan orang-orang, ada kisah bahagia dan mengharukan yang hadir disana. Kisah orang tua yang terpisah dengan anaknya yang kemudian bertemu di facebook, cerita saudara kembar yang dipisahkan sejak lahir yang juga bertemu di facebook dan kisah Prita Mulya Sari yang menemui kebebasannya kembali juga salah satunya gara-gara facebook hanya menjadi sebagian kecil dari berjuta-juta kisah yang mengantarkan Zuck ke puncak popularitas.

Facebook helps you connect and share with the people in your life

Ya, itulah takeline yang membuat facebook merajai jejaring sosial di dunia maya. Facebook dapat menghubungkan kita dengan siapa saja. Bintang filem, tokoh politik, pengusaha kaya, dan bahkan presiden sangat mudah dikenali aktivitasnya melalui status-status dalam sebuah jejaring sosial. Dan bahkan, presiden Obama juga meraih simpati dan dukungan publik yang sangat luas (yang berujung pada terpilihnya menjadi presiden AS) juga gara-gara jejaring sosial di dunia maya.

Dibalik kekuatan facebook yang fenomenal dan membahagiakan, saya sebenarnya menyimpan keprihatinan tersendiri. Seperti halnya seluruh elemen di dunia ini, selalu ada dua sisi dari sebuah mozaik. Hitam dengan putih, siang dengan malam, baik dan buruk. Begitu pula dengan facebook. Selain kisah-kisah bahagia yang ditimbulkannya, facebook juga meninggalkan sekelumit ironi. Mungkin belum hilang ingatan sebagian orang (kalau belum hilang lho), di penghujung tahun kemarin sangat marak kasus penculikan, penipuan dan bahkan pemerkosaan yang berawal dari komen-komenan status di FB. Begitulah facebook. Mendekatkan yang jauh. Namun juga (yang ironis) menjauhkan yang dekat. Keindahan dan kemuliaan silaturahim digantikan dengan saling berbalas message di facebook, kebiasaan bertegur sapa diganti dengan komen-komenan di status, menuangkan cerita ke sahabat diganti dengan menuliskan status, meminta nasihat diganti dengan membuat polling.

Jejaring sosial memang menyibakkan banyak ironi menurut saya. Saya sendiri pernah menjadi β€˜korban’ dari keberadaannya. Dulu, hampir tiap ada waktu senggang langsung ke warnet (waktu belom punya modem), situs pertama yang dijelajahi dalam web browser adalah : http://www.facebook.com , hanya untuk mengecek apakah ada komen dari orang, membuat status yang bagus, melihat dan membaca-baca status orang-orang (yaampun, itu gak penting banget!). Waktu yang sekiranya dapat dipergunakan untuk hal-hal yang bermanfaat : membaca buku, belajar masak (haha), istirahat, maen bareng adek dan bersilaturahim dikalahkan oleh monitor!

Akhirnya, jejaring sosial memang memiliki segudang manfaat, dapat juga menjadi mudharat yang mengerikan jika para user tidak mampu mengendalikan hawa nafsu untuk mengekspresikan dirinya di dunia maya. Hm, sederhananya menikmati jejaring sosial mungkin seperti menikmati duren kali ya.. halal dan enak diawal, namun jika kebanyakan, berubah memabukkan dan mendatangkan kerugian (dikantong) hahaha

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s