Teruntuk Kalian

Keluarga adalah satu dari banyaknya keagungan karya alam -anonim-

Insya Allah ini menjadi malam terakhir saya menginap dirumah, bersama bapak dan adek sebelum berangkat KKN ke tanah celebes. Seperti biasa, ‘hari terakhir’ merupakan kata-kata yang teramat menyedihkan bagi saya. Bukan, bukan karena akan berangkat mengabdi ke pulau seberang, tapi karena ‘berpisah’ sementara dengan kehidupan disini terasa amat berat dan (anehnya) menyesakkan. Tidak hanya dengan keluarga, namun juga dengan segenap rekan dan sahabat kampus. Buat saya, kampus adalah rumah kedua kini, dan orang-orang didalamnya adalah keluarga besar yang bersamanya, hidup menjadi semakin bermakna. Disanalah saya menemukan betapa mahalnya harga pengorbanan, arti persahabatan, memaknai rival, memenej emosi dan waktu, dan segala rasa yang belum pernah ditemukan di dunia saya sebelumnya. Almamater bukan hanya sebuah afiliasi, namun lebih dari itu, Ia adalah rumah dengan atap kepercayaan dan pondasi kasih sayang, yang mana tanpanya pulang hanyalah sebuah kata tanpa makna (A.H)

Teruntuk para sahabat dan rekan, sungguh doa dan harapan selalu menyertai kalian. Semoga Allah senantiasa menuntun kita ke jalan-Nya, menunjukkan yang terbaik, mempererat jalinan tali silaturahim kita, mempertemukan pada masa depan yang baik, dan saling terikat dan mengingat satu sama lain. Seiring berjalannya waktu, masing-masing kita pasti sadar dan tahu, tidak ada yang dapat mengembalikan momen kebahagiaan itu, saat-saat menghabiskan sebagian besar waktu bersibuk-sibuk di kampus, berjalan-jalan mencari makan siang, tertawa, bercanda, menangis, meratap. Bersama. Semua bersama. Tidak lagi bisa. Atau, tidak akan lagi bisa.  Karena saat-saat itu akan datang. Berpisah. Pasti datang. Mungkin bukan sekarang, saya harap bukan sekarang. Namun pasti akan datang. Pasti., . KKN memang bukan akhir. Berlebihan jika menganggap ini adalah sebuah perpisahan, tapi bagi saya, ini semacam alarm penanda. Penanda bahwa tidak lagi ada injure time untuk menghabiskan waktu menggalau di kampus.. bersama-sama lagi.

Teruntuk para sahabat dan rekan, perjuangan tidak terhenti ketika topi toga dikenakan. Justru awal dari sebuah perjalanan panjang yang menuntut banyak pengorbanan. Memikirkan itu, saya jadi ingin menemukan sebuah lorong waktu, kembali kemasa-masa dulu. Masa dimana ‘hanya tugas’ yang menjadi momok kita, masa dimana ‘hanya dosen’ yang menjadi musuh bersama dan masa dimana hanya ‘orang pintar’ yang menjadi rival kita. Mungkin di masa depan, orang-orang terdekatlah yang menjadi ‘momok’, ‘ musuh’ dan ‘rival’ itu. Karena likunya hidup, terkadang tidak sejalan dengan perasaan dan keinginan. Semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan kepada kita semua, kepada kalian para sahabat.

Doa Rabithah

Ya Allah, …Sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini
telah berkumpul karena kecintan kami kepada-Mu
Bertemu untuk mematuhi perintah-Mu
Bersatu memikul beban da’wah-Mu
Hati-hati ini telah mengikat janji setia untuk komitmen
dalam menjalankan syariat-Mu
maka eratkanlah ikatannya.

Ya Allah…,
Kekalkanlah kemesraannya antara hati-hati ini
Tunjukilah kepada hati-hati ini akan jalan-Nya
(yang sebenarnya).
Penuhilah hati-hati ini
Dengan cahaya rabbani-Mu yang tidak kunjung pudar
Lapangkanlah hati-hati ini dengan limpahan iman / keyakinan
dan keindahan bertawakkal kepada-Mu

(Jika engkau mentakdirkan mati),
Maka wafatkanlah pemilik hati-hati ini syahid di jalan-Mu.
Engkaulah sebaik-baik sandaran dan sebaik-baik penolong.

Ya Allah…
Perkenankanlah permintaan ini

Ya Allah,
Restuilah dan sejahterahkanlah junjungan kami Muhammad,
keluarga, dan para sahabat Baginda semuanya

Amiin

Semoga keberkahan selalu terlimpah pada kehidupan kita. Mari saling mengingat, saling mencinta, saling percaya dan saling merindukan, karena Allah…

Terima kasih terima kasih terima kasih terima kasih dan beribu terima kasih, teruntuk kalian, para sahabat dan rekan 🙂

-rekan-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s