Menjaga Hati

Tahukah kau, dekat denganmu itu membunuhku

Menatapmu itu mengguncangkan imanku

Melihatmu dari balik hijab itu menggoyahkan perasaanku

Ah perasaan yang mengganggu

Apa ini yang dianugerahkan penciptaku dan penciptamu yang mereka bilang sebagai.. sebagai apa? cinta? benarkah itu?

Ah bukan, cinta itu indah dan tidak menghancurkan

cinta itu mendekatkan bukan menjauhkan

cinta itu sederhana dan tidak rumit

Aku malu. Malu dengan-Nya yang menatapku dari singgasana-Nya

Sadarkah kau, apa yang kau ributkan sebagai cinta itu sesungguhnya semu?

Yang hakiki dan sejati hanyalah satu kalau kau sadar, ialah cinta pada Sang Pemilik Cinta, Sang Penjaga Hati Manusia

Yang lebih dekat denganmu bahkan dari urat nadimu sendiri

Yang menjagamu hangat dengan matahari-Nya

Yang menjagamu sejuk dengan hembusan angin-Nya

Yang menjagamu tegap dengan tulang rusuk pemberian-Nya

Jagalah aku yang lemah hati ini, Rabb..

Pertemukan kami hanya dalam mimpi-mimpi, yang tidak saling melukai..

Untailah doa-doa kami, untuk saling memberi salam pada masa depan..

Jagalah hati kami ya Rabb…

Advertisements

One thought on “Menjaga Hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s